Apple

To Airpods or not to.. (lanjutan)

Jadi disinilah saya, duduk di sudut kedai kopi di salah satu mal di Jakarta, memesan coklat hangat karena sudah terlalu banyak gelas kopi saya minum hari ini.

Sesaat sebelumnya, saya sibuk berpindah dari satu toko handphone dan gadget ke toko lainnya untuk..well.. apalagi, menentukan earphone wireless yang ingin saya beli dan gunakan. Memang sih, saya beberapa hari lalu baru mengirimkan Earphone Bose saya untuk diservis, tapi ya udah ngga berharap banyak dan pengen move on aja lah..

Hari ini ada beberapa “kandidat” yang saya temui, sempet test JBL Reflect Mini 2 yang suaranya oke, bass nya pas dan fit nya juga mantap karena ada wing tip-nya ala Bose. Selanjutnya sempet liat Beats X yang sudah menggunakan chip W1 seperti Airpods, namun saya ngga masukkan ini ke list karena kelihatannya BeatsX ini bukan sport earphone, jadi ya kalau nanti dibawa servis dan rusak karena keringat, yakin lah kalau garansinya akan dianggap void..

Salah satu yang mencuri perhatian saya juga adalah Jabra Elite 65T, yang ini bahkan adalah earbuds ala Airpods. Harganya sendiri mirip sama Airpods dan lebih murah beberapa ratus ribu saja. Jabra ini pun tertulis memiliki garansi terhadap air dan debu selama 2 tahun, yang kalau dibanding sama Bose kemarin sebenernya cukup menarik. At least selama 2 tahun kita bisa pakai dengan tenang hingga memasuki tahun ketiga dimana garansi void dan mungkiiin ngga ada perbaikan juga. Saya google juga, Jabra Elite 65T ini sudah rating IP55 untuk keringat dan hujan, jadi sama dengan Bose Soundsport Wireless.

Yang terakhir, iseng lah saya masuk ke MI Concept Store. Ya, MI as in Xiao Mi. Harapannya sih udah ada Xiami Airdots yang banyak reviewnya di Youtube, yang teryata tidak. Satu-satunya wireless earphone yang mereka miliki adalah kebetulan Mi Sport Earphone, yan kebetulan juga setelah saya tes, hingga itu earbuds diteken masuk ke dalam telinga dengan volume maksimal…suaranya kaya bisikan.. 😦 Mungkin karena itu demo unit..mungkin, tapi ya siapa yang mau ambil resiko kan, walaupun harganya cuma sekitar 380ribuan!

Lewatin counter Sony, keinget sama salah satu sport earbudsnya yang sudah Noise Cancelling, baru mau masuk untuk cek, langsung teringet pula kalau di reviewnya, itu earbuds hanya bertahan 2 jam pemakaian sebelum harus diisi kembali, ngga long run friendly banget yah

Jadi akhirnya pun saya merenung dan berpikir, koq keliatannya pada akhirnya saya harus mengakui bahwa Airpods lah yang paling ideal buat long term usage? Kesimpulan yang bisa saya ambil dari beberapa review yang saya baca dan tonton tentang Airpods ini, baik review produknya maupun komparasi dengan produk lain:

  • Super easy pairing dengan produk Apple 
  • Fit dengan kebanyakan bentuk telinga manusia
  • Battery life yang panjang, plus charging case yang lebih panjang lagi untuk digunakan
  • Nyaman buat digunakan dalam waktu yang lama, bahkan bisa lupa kalau Airpods menempel di telinga. Ini dibandingkan dengan pemakaian beberapa produk earphone / earbuds
  • Ngga ada tombol volume, tapi kalau kita perlu mendengar sesuatu, cukup lepas salah satu airpods dan musik akan berhenti sampai kita pasang kembali
  • Ngga ada noise isolation
  • Suara decent, lebih bagus dari Earpods tapi dibanding yang in-ear ya memang ngga apple-to-apple sebenernya
  • Nyaman dipakai berolahraga, mulai dari gym hingga lari
  • Chaging case yang compact

Terus saya pun berpikir, yang saya kagumi dari produk Apple itu adalah mereka memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan kita, bukan keinginan. Contohnya, kalau ditanya, konsumer mungkin pengen punya handphone dengan kamera sampai 3 atau 4 biji, terus ada reverse wireless chargingnya, terus ini, terus itu.. dan pada akhirnya yang digunakan (butuhkan) adalah kamera depan buat selfie, dan kemana-mana yaaa masih bawa power bank juga. Yakin anda rela “minjemin” batere anda ke orang buat wireless charging?

Disinilah saya berpikir bahwa Airpods memang invented just as needed. Sepasang earphone yang praktis, dengan bentuk yang pengguna apple sudah nyaman gunakan bertahun-tahun, nyaman dipakai berjam-jam, baterai yang awet, mudah dipairing dengan iPhone, ganti ke iPad, balik ke iPhone lagi, convenience dengan fitur auto pause saat ear piece dicabut dari telinga dan lain sebagainya. Kembali, pertanyaan yang saya tanyakan ke diri saya adalah apakah saya memang membutuhkan noise cancelling earphone buat olahraga? Bukannya battery life yang bagus yang saya butuhkan dan pertanyaan lainnya yang koq jawabannya adalah yaudah, jangan ragu buat ambil sepasang Airpods..

Oh well, sayangnya sih tadi pas mampir ke iBox, produknya kosong..jadi long run besok masih kita pakai napas dan telapak kaki aja sebagai nyanyian sepanjang rute lari.

About BangKei

A professional worker who loves to enjoy life through running and other active lifestyle. Enjoy drinking coffee and one of Apple Fanboy fo'real! Doesn't want to think anything too much, life is simple if you know how to be grateful!

%d bloggers like this: