aksesoris Apple

And the winner is… (drum roll)

Akhirnya, pilihan earphone saya pun jatuh kepada Apple Airpods 2! Yaaaa, si putih ini akhirnya memenangkan pertarungan batin saya dalam mencari earphone yang multifungsi terutama untuk menemani saya berlari.

Saya bener-bener picky dalam membeli earphone kali ini lebih karena “trauma” setelah membeli Bose Soundsport Wireless dengan ekspektasi yang tinggi dan end up dengan pemakaian setahun lebih sedikit, plus pelayanan purna jual yang kurang menyenangkan. Kali ini pun saya mencoba mengalokasikan budget yang hampir sama dengan Bose tersebut, harapannya ya saya kali ini bisa dapat earphone berkualitas dan lebih awet.

OK, Airpods 2 ini saya akhirnya beli lewat Tokopedia, silahkan kunjungi Link sellernya kalau anda juga tertarik memilikinya. Karena ini adalah Airpods 2 yang versi charger non wireless, awalnya saya agak ragu juga apakah ini Airpods 2 atau jangan-jangan malah yang pertama, mungkin misalnya ternyata sellernya ngga ngerti ngebedainnya (maaf ya gan). Tapi dengan kebijakan pembelian di Tokopedia, saya pun berani aja membeli Airpodsnya.

Buat anda yang nantinya mungkin akan membeli Airpods 2 dengan wired charger case, akan sangat sulit membedakannya kalau hanya liat foto-foto di etalase online storenya, bahkan di dus Airpodsnya pun tulisannya ya tetep Airpods, ngga ada embel-embel “2” atau “New Airpods”, ini memang ciri khas Apple ya kalau nulis penamaan di body produknya kan ngga ditulis versi produknya, misalnya iPhone X dengan XS, setau saya di belakang handphone nya ya tulisannya cuma ‘iPhone” saja kan?

Jadi saya pesan Airpods 2-nya dan setelah datang, sebelum dus nya saya buka, saya cek kode produksinya yang umumnya ada di dus produk Apple, kebetulan seri Airpods ini adalah A2031 dan A2032 dan ini adalah nomor yang tertera di dus Airpodsnya.. lega deh.. ini beneran Airpods 2!

Selain itu, setelah saya buka dus dan mengeluarkan earphonenya, sesuai dengan info diatas, saya juga menemukan tulisan yang super kecil banget dan seri Airpodsnya pun sama A2032 🙂

What’s in the box?

Di dalam dus Airpods 2, ini yang akan anda temukan..

Airpods di dalam charging case nya, buku-buku petunjuk khas Apple, ngga ada stiker Apple! Well, ngga apa apa sih, cuma ya kirain ada..hehe

Saat dikeluarkan, Airpodsnya sudah diisi baterainya, sekitar 40% untuk case dan 20% untuk airpodsnya, jadi anda bisa langsung tes dan menikmati musik melalui Airpods out-of-the-box. Charging case Airpods ini kinclong banget, beneran, putih dan kinclong banget, sepertinya saya akan langsung belikan silicon case buat case Airpodsnya ini. Seperti yang diceritakan semua review di internet dan Youtube, charging case ini memiliki magnet di dalamnya yang “menarik” airpodsnya kedalam case sehingga tidak akan melorot keluar tuh earphone.

Pairing dan fungsionalitas

Pairing Airpods ini, seperti yang sudah ditulis di review-review Airpods, baik seri 1 maupun 2, pairingnya super cepat dan simpel! Saya cukup membuka tutup case nya di dekat iPhone saya dan langsung dikenali sebagai Airpods dan meminta konfirmasi untuk menambah devicenya. Setelahnya pun, Airpods tersebut akan tersinkron dengan device manapun yang menggunakan akun iCloud yang sama. Jadi setelah saya kembalikan Airpodsnya ke case dan membukanya kembali di dekat iPad Pro saya, ya sudah otomatis terkonek, bahkan tidak meminta konfirmasi lagi.

Untuk fungsionaitas, sejauh ini saya baru menggunakannya untuk mendengarkan lagu atau menonton Youtube saja, yang bisa saya highlight sejauh ini adalah saya suka cara Apple “mengemas” Airpods ini seringkas mungkin.. case yang kecil dengan kemudahan untuk menyambungkan perangkat tanpa perlu tombol on-off apapun. Kembalikan earphonenya kedalam case, sudah otomatis mati dan disconnect.. simpel. Sebelumnya, saya mengunakan Bose Soundsport Wireless dan saya menyukainya juga. Untuk ukuran wireless earphone, Soundsport ini lumayan gede ukurannya, jadi setelah menggunakan Airpods ini ya rasanya beda sekali, lebih kecil dan satu lagi, ternyata ketiadaan “buds” alias karet yang umumnya ada pada semua earphone apalagi in-earphone pada Airpods ini membuat kedua earphone tersebut betah aja saya gunakan sejauh ini, dan betul seperti pada beberapa user review, lama-kelamaan malah saya lupa bahwa ada earphone nyantol di kuping saya.

Sound isolation atau noise cancellation

Untuk yang satu ini, saya belum bisa mengatakan mana yang paling pas. Namun, karena salah satu kebiasaan saya menggunakan earphone lebih kepada penggunaan untuk olahraga, preferensi saya adalah tidak memiliki earphone dengan noise cancellation. Saya “perlu mendengar” kondisi keadaan sekitar saat saya berlari, percayalah, di Jakarta, ini penting banget! Kalaupun saya harus menggunakannya di tengah keramaian, misalnya di kedai kopi, saya sih ngga akan terlalu keberatan dengan suara yang “bocor” saat mendengarkan musik.

Tapi untuk Airpods ini sendiri, saya cukup puas dengan sound isolation yang dimiliki. Pada environment yang cukup sunyi, saya lumayan mendapatkan suara dengan detail yang cukup kaya dan pengalaman mendengarkan musik yang menyenangkan lah..

Is it worth?

Ini dia million dollar question yang pasti anda ingin jawabannya. Dan jawaban saya sejauh ini adalah.. worthed! Kalau anda memiliki lebih dari satu Apple device, Airpods sangat membuat wireless life anda lebih mudah. Pairing yang super cepat, switching device super mudah. Desain kemasan Airpods yang ringkas pun membuat case nya bisa dimasukkan ke tas atau kantong manapun! Suara yang dihasilkan Airpods ini juga bagus, rich and lively. Saya sempat mencoba beberapa lagu yang sebelumnya saya dengarkan di Bose Soundsport, dan bagi saya, karakter dan suara yang dihasilkan sama aja, at least buat kuping kampungan saya yah.

Saya ngga akan bicara teknis tentang chips W1 dibanding dengan H1, tapi quick pairing Airpods dengan Apple device ini memang sesuatu yang saya butuhkan dalam menggunakan wireless device.

Pada price point Airpods, saya akan bilang bahwa banyak sekali pilihan yang bisa anda pertimbangkan dan pastinya adalah pilihan dari merk ternama seperti Bose, Beats, Jaybird dan Jabra. Tapi setelah saya melihat produk-produk tersebut satu persatu dan membandingkannya dengan apa yang saya butuhkan, pilihannya memang jatuh kepada Airpods. Saya beberapa kali hampir menjatuhkan pilihan ke merk seperti Jabra Elite Active 65T, Jaybird Run XT ataupun BeatsX, tapi ya seperti yang saya sebutkan diatas.. balik ke Airpods, dan betul, memang Airpods lah yang saya butuhkan.

YYeesss… ini dia yang kita butuhkannnn

Demikian impresi dan review awal saya mengenai Airpods ini, semoga membantu anda yang juga sedang mencari earphone dengan kegunaan yang sama ataupun membutuhkan fungsionalitas seperti yang saya tulis diatas.

%d bloggers like this: