Rupa-rupa bungkus kopi Starbucks

Saya yakin melihat foto diatas, pasti anda baru sadar wah bagus-bagus juga ya kemasan kopinya..! Karena di kantor saya ada mesin kopi yang bisa menggiling biji kopi untuk disajikan menjadi secangkir kopi hangat, saya dan teman-teman pun selalu bergantian membawa kopi demi “kontinuitas dari kegunaan mesin kopi” tersebut..hehe

Nah, karena sifatnya sukarela alias dari kocek pribadi, akhirnya ragam biji kopi yang dibawa teman-teman pun jadi bervariasi. Mulai dari Excelso, kopi Bakaro dan Senang yang merupakan khas Papua, kopi Otten yang juga sangat gurih, hingga ya yang satu ini Starbucks. Dan Starbucks pun menjadi bungkus kopi yang paling sering dibawa teman-teman, mengapa ? Jawabannya sih yang paling masuk akal adalah karena sebelum masuk ke pintu Keberangkatan di Soekarno Hatta, kedai kopi yang masih buka ya Starbucks. Selain juga memang kopi dengan logo berwarna hijau ini kan sudah seperti KFC-nya kopi, ada dimana-mana.

Bungkus demi bungkus pun dibuka dan dipakai disini, lama-lama baru saya menyadari, koq kemasannya desainnya bagus-bagus ya. Belum lagi setiap bungkus diberi “nama khusus” yang seakan-akan menjadi karakter rasa kopinya! Sebut saja Italian Roast yang merupakan favorit saya. Mana lah pernah saya minum kopi di Itali, tapi justru yang membuat unik adalah karakter roasty dari kopinya.. Begitu pula dengan Espresso yang berwarna putih kemasannya itu, walaupun disajikan ala long black, karakter “pahit menggigit” ala espresso bisa saya rasakan saat menyeruput kopinya.

Saya bukan penggila kopi, apa beda arabica sama robusta juga saya ngga ngerti-ngerti banget, namun cara Starbucks “menterjemahkan” rasa dan karakter produk mereka ke dalam visualisasi gambar dan kata-kata ini memang unik dan membuat orang awam sekalipun bisa memiliki kopi favoritnya ketika mereka pergi ke kedai kopinya untuk memesan satu kopi hitam, ataupun membeli kemasan kopinya!

Hingga hari ini, saya masih mengumpulkan kemasan-kemasan kopinya, jangan ditanya mau diapakan, saya hanya simply mengagumi desain kemasannya saja untuk saat ini.

#maringopi