lari

Warna kekinian dengan full functionality – Nike Free 5.0 2019 first impression

OK apa itu warna kekinian?

Pasti banyak diantara anda yang tahu tren sepatu sneakers beberapa bulan belakangan ini didominasi dengan sepatu-sepatu dengan bentuk yang oversized dan warna warna yang ditabrak-tabrak antara hitam, putih, abu-abu, ungu, hijau dan lainnya lagi, dalam bentuk yang..well.. mengingatkan saya dengan sepatu-sepatu olahraga jaman dulu.

Masih ngga mudeng? Coba liat foto dibawah ini biar kebayang

Yaaa ini dia biangnya… sepatu super mahal keluaran rumah mode Balenciaga. Saya pribadi sih ngga tau apa atau siapa atau apa produk aslinya yang diproduksi oleh Balenciaga ini, yang pasti di kalangan selebriti dan orang tertentu sepatu-sepatu ini kerap berseliweran di beberapa mal Jakarta.

Saya juga ngga tau apakah emang diniatin atau tidak, atau malah mana yang duluan antara Balenciaga atau merk sepatu yang major seperti Adidas, Skechers dan Nike kebetulan juga merilis sepatu yang mostly bentuknya besar dengan colorways yang beragam, ada yang mirip-mirip ada juga (seperti Adidas) yang hanya menyamakan tren bentuknya saja yang identik dengan sol oversize yang seakan-akan meleleh keluar dari upper sepatunya.

Jadi Nike Free 5.0 ini bentuknya oversized?

Jawabannya adalah TOTALLY NOT, dan ngga akan pernah terjadi. Justru yang menarik perhatian saya pertama kalinya adalah colorwaysnya yang segar dan ya.. tren warna kekinian, ini contohnya

Ngga mirip ? Ya pastilah.. kan saya bilang bukan bentuknya, well… walaupun bagian belakang sepatunya sih memang mblebher alias meleleh dari uppernya ya…hehe

Jadi ini dia Nike Free 5.0 2019 yang kalau istilah di dunia otomotif, ini adalah All New, bukan cuma keluaran facelift atau penyegaran warna. Nike merombak total bentuk dan warna dari Nike Free 5.0 ini! Umumnya Nike Free identik dengan satu warna dan karakter sol yang “mencuat” keatas karena solnya yang dipotong-potong itu. Namun kali ini Nike Free 5.0 hadir dengan tampilan yang lebih flat, agak membulat dan melebar di bagian solnya terutama di bagian tumit.

Dan perpaduan warnanya, bener-bener segar! Perhatikan untuk colorways diatas, inner lining atau bagian dalam sepatunya berwarna biru lho..

Nike Free dalam beberapa tahun ini sudah hampir tidak kedengaran hype-nya dan anda pasti setuju dengan pernyataan ini. Paling tidak 2 – 3 tahun kebelakang adalah semua tentang Nike Zoom Fly yang versinya sudah keluar buanyaak banget, belum lagi versi Street-nya, Vaporfly 4% yang sampai saat ini masih jadi flagship sepatu larinya Nike, dan teknologi REACT yang diperkenalkan Nike ke publik dengan model sneakers yang tetap powerful untuk dipakai lari. Selama itu, Nike Free sebenarnya tetap dirilis, tapi ya pamornya sudah meredup, Nike Free seakan identik dengan sepatu lari pemula yang harganya murah, jadi ya beli aja kalau memang lagi butuh sepatu lari yang modelnya juga oke dan tidak lebih dari itu.

Dan tahun ini Nike sepertinya memprioritaskan Nike Free 5.0 dengan total rekonstruksi dari model, bentuk dan colorwaysnya.

Nike Free 5.0 is the Balenciaga with lean muscular for real sport

First impression pemakaian Nike Free 5.0

Itu foto punya saya.. yesss… I bought it! Diantara tren sepatu super cushy, flyknit upper dan limited release dari Zoom Fly, sepatu ini berhasil mencuri perhatian saya dan akhirnya saya pun putuskan untuk memiliki sepasang yang berwarna hitam abu beraksen ungu ini. Kenapa yang ini? Karena ungunya ? Bukaaaannn.. lebih karena hanya colorways ini yang memiliki upper hitam, selain yang full black ya.

dan memang warna ungunya membuat sepatunya jadi kekinian sih…

Satu lagi pertimbangan saya adalah dari beberapa artikel yang saya baca dan tonton, untuk memperbaiki postur lari dari kaki kanan saya ini, lebih baik ya memakai sepatu yang lebih tipis alias mendekati barefoot running, dan sepatu ini benar-benar seperti dikirim dari Nirwana tepat pada waktunya saya sedang menimbang untuk membeli sepatu yang tipis dan barefoot style.

Lanjut ke first impression, sepatu ini ukurannya true-to-fit, artinya kalau sepatu lari anda ukurannya umumnya US 10, maka sepatu ini akan nyaman di ukuran yang sama tanpa perlu ditambah atau kurangi sizenya. Pada awalnya saya merasakan kalau sepatu ini sempit di bagian tengah namun longgar di bagian tumitnya. Perhatikan kalau sepatunya kan terkesan tipis sekali di bagian punggung kaki hingga depannya. Saat dipakai jalan, sepatu ini enak solnya, walaupun di awal-awal pemakaian saya merasa sedikit nyeri pada pangkal kelingking kanan saya yang mungkin karena uppernya masih kaku, karena setelahnya sih ngga terasa begitu lagi.

Saya baru memakai sepatu ini untuk berlari 5 – 6 KM diatas treadmill, namun so far saya sangat menyukai sensasi “dekat ke permukaan”-nya, yang otomatis membuat stride lebih panjang dan pace sedikit meningkat. Karena saya terbiasa midfoot strike, bagian tumit sepatu ini yang cukup menonjol dan kelihatan tebal jadi tidak terlalu bermanfaat.

Tali sepatunya walaupun sangat sederhana namun sejauh ini tidak pernah lepas, walaupun sepertinya saya sedang mempertimbangkan untuk memakaikan speed-laces agar lebih praktis.

Kesimpulan sementara

Saya suka sepatu ini!

Nike Free 5.0 sukses ,melakukan comeback dan kembali “meyakinkan” kalau barefoot running bukan hal yang buruk sebenarnya. Sol yang tipis ala barefoot dengan cushioning khas Nike, upper yang nyaman dan colorways yang… yeah.. kekinian.

Saya akan tulis kembali review sepatu ini setelah saya pakai berlari di jalanan beberapa kali nanti yaaa

About BangKei

A professional worker who loves to enjoy life through running and other active lifestyle. Enjoy drinking coffee and one of Apple Fanboy fo'real! Doesn't want to think anything too much, life is simple if you know how to be grateful!

%d bloggers like this: