Sehari-hari

Naik kereta api ke Bandung, begini caranya..

Untuk menuju ke Bandung, semalam saya menggunakan kereta api Argo Parahyangan. Ini adalah kali kedua saya pergi kesini dengan menggunakan kereta api, kenapa saya mau menggunakannya lagi ? Begini ceritanya…

Pemesanan tiket dan tipsnya
Untuk memesan tiket, saya menggunakan aplikasi KAI Access yang bisa diunduh di App Store (iOS) atau Play Store (Android). Setelah login dengan akun yang pernah saya buat sebelumnya, saya bisa memilih tanggal keberangkatan dan jam keberangkatan serta perkiraan tibanya.
Tips kalau anda sudah merencanakan jauh hari untuk ke Bandung, segeralah memesan tiket kereta anda. Pengalaman saya yang memesan sehari sebelum hari keberangkatan, karena terlalu percaya diri dengan banyaknya jam keberangkatan dan gerbong yang tersedia, akhirnya saya harus membeli tiket di kelas Economy karena Executive dan Business nya sudah habis terjual untuk jam keberangkatan yang saya rencanakan.
Sempat juga mencoba mencari lewat Tokopedia dan Traveloka, namun hasilnya sama saja nihil sudah habis terjual juga, jadi ingat saja untuk segera membeli tiket kalau ingin menikmati nyamannya duduk di kelas Executive dan Business kereta api yang ingin anda naiki.
Pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access ini sangat mudah dan mirip dengan metode online store seperti Tokopedia atau Bukalapak apalagi aplikasi pembelian tiket seperti Traveloka. Setelah saya memilih jadwal keberangkatan, saya akan diminta mengisi data penumpang, memilih kursi dan dilanjutkan ke halaman pembayaran, anda bisa memilih beberapa metode pembayaran yang tersedia. Setelah pembayaran dilakukan, email konfirmasi akan dikirim ke email yang anda daftarkan.

Di Stasiun Gambir
Setibanya di stasiun, anda harus mencetak tiket anda di gerai anjungan mandiri yang tersedia. Cukup buka email konfirmasi, akan ada lampiran dokumen yang disertai dengan barcode untuk dipindai, kemudian tiket pun langsung tercetak, simpel sekali!
Di Stasiun Gambir pun sangat lengkap mulai dari tempat makan, kursi juga disediakan hingga tempat pengisian baterai handphone. Kemarin karena saya tiba juga bertepatan dengan jam buka puasa, akhirnya saya memutuskan untuk membeli makanan take-away dan makan di kursi yang disediakan saja di beberapa area stasiun.
Dengan jadwal keberangkatan jam 8 malam, saya memasuki area Keberangkatan 40 menit sebelumnya. Saya harus menunjukkan KTP yang saya gunakan saat mendaftar untuk diverifikasi petugas stasiun. Beberapa menit kemudian, kereta api Argo Parahyangan pun tiba dan saya bisa langsung masuk ke gerbong yang tertera pada tiketnya. Ada baiknya anda menanyakan dulu posisi gerbong anda kepada petugas, jangan asal naik ke gerbongnya baru nanya-nanya di dalam, bisa-bisa anda sibuk berpapasan dengan penumpang yang mengisi gerbongnya dengan membawa bawaan yang akan membuat anda jadi berdesakan kan?!

Di atas kereta Argo Parahyangan
Pukul 8 tepat, kereta pun berangkat.. keren!
Saya bisa meletakkan bawaan saya di rak yang berada diatas kepala saya. Di sisi jendela, terdapat dua colokan listrik yang bisa digunakan untuk masing-masing penumpang. Pendingin udara untuk saya terasa pas, dari termometer digital yang tertera, pendinginnya disetting pada suhu sekitar 23 Celcius.
Kebetulan kursi saya kemarin membelakangi arah tujuan, jadi saya seperti “mundur ke Bandung”, namun menurut saya sih tidak jadi masalah ya, karena rasanya perjalanan dengan kereta api kan tidak seperti dengan bisa atau kendaraan di jalan raya yang sering mengerem dan berbelok-belok.
Perjalanan kereta api ke Bandung memakan waktu sekitar tiga setengah jam, jadi anda perlu mempersiapkan hiburan yang anda perlukan selama itu, termasuk obat tidur kalau memang pengen. Kalau haus dan lapar, tidak usah kuatir karena ada satu gerbong yang dikhususkan untuk makan dan minum! Untuk harga menurut saya masih reasonable lah.

Tiba di Bandung
Saya tiba di Stasiun Bandung sekitar pukul 23:18, jadi hampir mendekati estimasi tibanya dan tidak meleset jauh. Setelah kereta berhenti, saya segera mengantri turun dan langsung menuju ke pintu Keluar, tidak ada lagi pemeriksaan karcis atau sejenisnya setelah kereta tiba, namun ada baiknya anda tetap simpan karcisnya sampai anda meninggalkan area stasiun.
Naik kereta api ke Bandung memang memiliki kesenangan tersendiri, kalau dibandingkan dengan rute pesawat terbang, durasi tiga setengah jam sudah cukup membawa saya dari Jakarta hingga Sorong lho, namun mengenai keseruannya ya tidak bisa disamakan bahkan menurut saya lebih ngga terasa durasi segitu diatas kereta api !

Buat anda yang ingin mencoba naik kereta api ke Bandung, jangan ragu-ragu, segera buka aplikasi KAI Access dan book kursi anda sekarang..

About BangKei

A professional worker who loves to enjoy life through running and other active lifestyle. Enjoy drinking coffee and one of Apple Fanboy fo'real! Doesn't want to think anything too much, life is simple if you know how to be grateful!

%d bloggers like this: