Tulisan bebas

Hobi otomotif di tahun ’90an? Pasti tau beberapa tren ini!

Bicara soal otomotif, khususnya mobil sebagai hobi, pasti anda setuju kalau tren modifikasi ataupun lifestyle dari hobi ini selalu berubah dan berkembang. Terlebih lagi sekarang, yang namanya impor barang sudah semakin mudah, modifikasi apapun yang ada di belahan dunia barat tidaklah mungkin untuk didatangkan kesini.

Saya adalah pehobi otomotif, terutama mobil. Belum masuk kategori keranjingan atau penggila yang doyan bolak balik bengkel buat otak-atik apalagi sampai masuk ranah performa mesin. Anggap saja hanya suka merubah tampilan mobil sedikit agar kelihatan lebih resik.

Kalau anda sama seperti saya yang pernah hidup di era 90an hingga awal tahun 2000, saya akan bawa anda bernostalgia dengan beberapa tren modifikasi atau lifestyle yang pernah hype di era tersebut..!

Modifikasi velg menjadi 5 baut

Mobil jepang pada umumnya, bahkan kelihatannya semuanya, menggunakan 4 buah baut untuk menempelkan velg dan ban ke mobilnya. Terus kenapa orang sampe rela ambil resiko memodifikasi jumlah baut rodanya menjadi 5 ? Alasannya adalah agar mobilnya bisa dipakaikan velg dari mobil eropa seperti Mercy!

Dulu kalau saya lihat mobil temen sudah dipakaikan velg mobil eropa begini tuh rasanya sudah paling keren aja diantara tongkrongan mobil lainnya. Salah satu pertimbangan lain kenapa harus velg mobil eropa adalah karena untuk mencari velg dengan diameter besar diatas 17″ itu belum banyak kalau yang standar baut 4, jadi ya “terpaksa” deh sambungan rodanya diubah seperti mobil eropa.

ALTO ada yang masih inget?

Ini bukan nama anjing atau nama merk mobil apapun ya.. ALTO ini adalah singkatan dari All Terrain Offroad. Loh, off-road kan emang all terrain? Terus maksudnya apa ya?

Begini, di era tersebut, kalau saya membayangkan yang namanya mobil of-road, pasti yang timbul di benak adalah Jeep CJ5 atau CJ7, seri Taft “kebo”, Jeep Cherooke dan tipe lainnya yang memang terlahir sebagai mobil off road yang pastinya memiliki penggerak empat roda alias 4 Wheeled Drive (4WD). Alih-alih karena era itu pun yang paling laris di pasaran adalah Toyota Kijang, akhirnya orang pun mulai gatel untuk memodifikasi Kijangnya bertema off-road, walaupun karena Kijang tidak 4WD jadi ya lebih digunakan di jalanan…dengan tema off-road.. jadi.. ya all terrain lah istilahnya.

Basic modifikasi ALTO ini sebenarnya ngga banyak, ganjel per daun belakang, setel per depan, ganti ban pacul plus tanduk dikasi lampu halogen, sudah terlihat off-road pastinya Kijangnya. Mau lebih seru lagi ya bisa menambahkan knalpot racing, roof-rack, over-fender plus wynch untuk menarik mobil.

Dan dulu pun manakala kita bisa disebut Alto-ers, wah itu udah berasa macho banget lah !

Knalpot Remus

Kalau yang ini sih segala jaman sepertinya ya, namun dulu itu orang menggunakan istilah Remus untuk menyebutkan knalpot after-market yang tipe racing. Mirip dengan masak indomie padahal bungkusnya Mie Sedap lah..

Remus sendiri adalah merk knalpot terkenal, dengan ciri khas gravier Remus atau logo serigalanya di ujung knalpotnya. Mungkin sekarang pun orang masih menyebut knalpot racing dengan knalpot remus ya?!

Lampu Altezza

Berbeda dengan Alto, tren lampu altezza ini memang berasal dari nama mobil Toyota / Lexus Altezza.

Apa itu tren lampu altezza? Yaitu bentuk mika lampu belakang yang umumnya kan berwarna merah, kuning dan putih dalam satu lapis kaca penutup yang di dalamnya ada lampu untuk masing-masing warna tersebut. Lampu altezza identik dengan bulatan lampu “stop” merah yang besar dan menggunakan mika, sedangkan untuk lampu signal belok (kuning) dan parkir (putih) menggunakan bohlam lampu berwarna tersebut dibalik kaca mika transparan dengan rumah lampu berwarna krom.

Jadi persis seperti lampu depan mobil, tapi ini untuk lampu belakang!

Pada era tertsebut, yang paling banyak mengadopsi tren lampu ini adalah (pastinya) Kijang Grand Extra hingga Kapsul, Toyota Soluna dan juga Corolla bisa anda temukan mika model altezza ini di pasaran.

Spoiler tiang jemuran!

Karena di era tersebut, yang namanya mobil sedan masih sebanding jumlahnya dengan mobil MPV yang kelihatannya juga baru Toyota Kijang saja, tren mobil sedan bergaya racing pun menjamur. Salah satu tren modifikasinya yaitu dengan menambahkan rear wing alias spoiler yang kadang-kadang relatif tinggi dan jadi seperti.. ya itu.. tiang jemuran

Tren spoiler ini dulu populer di kalangan mobil seperti Mitsubishi Lancer Evo 6, Honda Genio ataupun Corolla yang memang tampilan dasarnya sudah sporty. Walau ngga menutup kemungkinan juga setelahnya mobil-mobil yang ukurannya lebih besar pun didandani ala racing plus spoiler ini.

Kalau ngga salah, bentuk spoiler ini diadopsi dari gaya mobil racing DTM atau sejenisnya deh, kurang yakin juga aslinya ini niru mobil balap darimana..

Ekstra: Nongkrong di Parkit

Naaaah.. kalau ini bukan tren modifikasi, tapi lifestylenya!

Sudah puas mendandani mobil dan dicuci sampai bersih kinclong dan wangi, terus show-off nya dimana ? Jawabannya pasti di Parkit dong!

Parkit ini bukan nama diskotik lho! Parkit singkatan dari Parkir Timur.. ya di Senayan, sebelum namanya jadi Gelora Bung Karno. Dulu area ini sudah “tertata sedemikian rupa” sehingga kendaraan yang masuk ke area parkir Timur ini bisa berputar-putar alias looping dengan maksud sekedar muter dan mejengin mobilnya atau memang sambil nyari teman-temannnya yang sudah nongkrong dan parkir buat makan nasi goreng dan sebagainya.

Diluar Parkit di jalan Asia Afrika pun bisa ditemui jejeran mobil yang biasanya tergabung dalam satu klub berkumpul sambil ngobrol dan makan dari gerobak-gerobak jualan yang juga nongkrong disitu

Tren nongkrong di Parkit ini seingat saya masih hype sampai tahun 2000-an awal, sebelum area tersebut dibersihkan dan mulai ditata penggunaan arealnya.

OK itu dia beberapa tren otomotif di era 90-an! Kalau ada yang lain dan terlewat oleh saya atau mau cerita juga gimana rasanya berada di jaman itu, silahkan tulis di kolom komen di bawah sambil bernostalgia yaaa!

About BangKei

A professional worker who loves to enjoy life through running and other active lifestyle. Enjoy drinking coffee and one of Apple Fanboy fo'real! Doesn't want to think anything too much, life is simple if you know how to be grateful!

%d bloggers like this: