Kembali ke iPhone 8

Pertama-tama.. saya suka iPhone X! itu adalah produk revolusioner (kembali) dari Apple untuk memperingati 10 tahun iPhone. Full screen dengan fluid touch screen experience, zero lagging, semua fitur terbaik iOS ada di iPhone X dan masih akan bertambah terus.

Yang terjadi adalah iPhone X saya akhirnya saya tukarkan dengan uang tunai ke adik saya, dan saya pun harus membeli iPhone pengganti. Ya, iPhone, bukan Samsung, Oppo, Xiaomi ataupun lainnya, tetap iPhone saja. Saya agak malas kalau harus berurusan dengan data migration dan kompatibilitas iOS dan Android yang nantinya malah bikin hidup saya lebih sengsara.

Tadinya niat mau membeli iPhone XR, oiya, syaratnya adalah saya ngga mau mengeluarkan kocek terlalu dalam untuk hape pengganti iPhone X-nya ini, alasannya adalah karena sebentar lagi kan Apple akan rilis iphone baru lagi, jadi ya ngga ada poinnya kalau saya harus beli iPhone XS misalnya, sedangkan sebentar lagi akan obsolete diganti dengan iPhone keluaran terbarunya.

Saya menetapkan syarat minimalnya adalah harus ada 3D Touch, black front screen saja dan ngga akan ambil ukuran Plus atau Max karena sudah terlalu besar untuk pemakaian saya, karena saya sudah terbiasa menggunakan fitur tersebut dibandingkan dengan fitur lainnya. Portrait Camera, Memoji, full screen adalah beberapa hal yang bisa saya kompensasi lah untuk iphone penggantinya. Mulai dari iPhone XR, koq harganya sepertinya masih mahal banget ya. Kandidat berikutnya tentu saja ke iPhone 8 atau malah 7 ya. Sambil melihat-lihat iklan di Tokopedia, akhirnya saya memutuskan untuk nyari iPhone 8 saja.

Kenapa iPhone 8 bukan 7 atau malah 6S biar lebih klasik? Karena iPhone 8 pada dasarnya kan dirilis bersamaan atau berdekatan dengan iPhone X kan ? Jadi hardware dan fiturnya harusnya mirip-mirip (ini saya tulis berdasarkan pengetahuan saya ya, maaf apabila memang secara teknis bedanya jauh) dan seharusnya saya ngga akan terasa “ketinggalan” memakai iphone 8.

Akhirnya setelah menanyakan beberapa seller dan termasuk langganan saya di ITC Kuningan, akhirnya pilihan saya jatuh kepada iPhone 8 (product) Red edition 64GB. Saya sangat menyukai warna merah dari iPhone ini! Kaca belakang plus aluminium bandnya semuanya merah! belum lagi unit seken yang saya dapat ini sangat amat mulus sekali..hahahaa

Jadi sekarang saya menggunakan iphoner 8 dulu sambil menunggu rilis iphone terbaru deh. iPhone 8 ini pun sudah cukup untuk keperluan saya, perubahan cara memakai dan “menikmati” iOSnya pasti ada bedanya, contoh lucunya adalah saat saya mau kembali ke Home Screen, alih-alih menekan tombol home, saya malah swipe layarnya keatas dan jadilah malah Control Centre yang muncul kan!

Yang saya suka dan dapatkan kembali dengan iPhone 8 ini adalah “one-handed operation” alias digunakan dengan satu tangan, termasuk untuk mengetik. Memang iPhone X juga masih bisa dipakai satu tangan, tapi ukuran iPhone 8 ini memang pas banget untuk cara penggunaan tersebut.

Karena saya juga hobi fotografi, ketiadaan Portrait Mode memang cukup membuat saya sulit juga dalam mengambil foto, itu sudah jadi fitur standar saya dalam memotret agar semua hasil potret saya memang mirip dengan hasil kamera DSLR, walaupun hanya untuk memotret objek dan bukan manusia.

Saya akan tuliskan kelanjutan pengalaman menggunakan iPhone 8 ini lagi nantinya, rasanya dibanding dengan iPhone X dan beberapa review lainnya. Ciaouuu!